
Oleh: Marlen Sitompul
Nasional - Kamis, 13 Oktober 2011 | 14:03 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serius menyikapi persiapan perombakan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.Sikap tersebut ditunjukkan ketika Presiden PKS Luthfi Hasa Ishaaq, tadi malam mengumpulkan seluruh jajaran pimpinan PKS, di kantor DPP PKS, Jakarta.
Juru bicara Fraksi PKS, M Nasir Djamil menjelaskan, pertemuan pimpinan PKS tersebut dalam rangka menyikapi wacana reshuffle kabinet. Menurutnya, PKS akan mempersiapkan langkah-langkah yang akan ditempuh menjelang pengumuman reshuffle.
"Untuk mendapatkan seperti apa kita menyikapi reshuffle ini. Tentu PKS mempersiapkan jatah menteri, baik itu pengurangan maupun pertambahan," jelas Nasir kepada INILAH.COM, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/10/2011).
Pertemuan pimpinan PKS, kata Nasir, untuk mendapatkan informasi dan menjaga kejadian yang tidak diduga. Oleh sebab itu, seluruh pimpinan PKS memberikan sikap menjelang pertemuan presiden PKS dan Presiden SBY.
"Kita ingin menyamakan frekuensi dalam menyikapi persiapan reshuffle. Memberikan masukan-masukan, agar nanti presiden partai saat bertemu dengan presiden SBY," ungkapnya.
Namun, ia belum dapat memastikan pertemuan antara presiden PKS dan Presiden SBY. "Mungkin nanti daerah juga akan diajak diskusi," demikian Nasir.
Seperti diketahui, Presiden PKS Luthfi Hasa Ishaaq memberikan arahan mengenai beragam perkembangan politik nasional. Luthfi meminta, seluruh jajaran pimpinan PKS untuk tetap menjaga soliditas dan tidak terpengaruh oleh beragam isu politik yang marak belakangan ini.
"Di tengah suasana politik yang sedang hangat belakangan ini, penting bagi para pimpinan PKS untuk memahami situasi yang ada, dan tetap menjaga soliditas," ungkap Luthfi
Pertemuan dimulai pukul 20.00 hingga pukul 01.00 Kamis dinihari. Hadir dalam pertemuan tersebut Sekjen, para Ketua DPP PKS, pimpinan fraksi dan pimpinan alat kelengkapan DPR. [mah]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar