Kamis, 08 September 2011

Tifatul: RIM Bangun Pabrik di mana Saja Itu Urusan Mereka

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring buka suara terkait rencana Research In Motion (RIM) membuka pabrik di Penang, Malaysia. Menurutnya rencana RIM tersebut sudah diklarifikasi ke Duta Besar Kanada untuk Indonesia beberapa waktu lalu.



"Agar tidak ikut-ikutan 'asbun' (asal bunyi-red), saat lebaran kemarin saya tanya duta besar Kanada, apa betul RIM mau buat pabrik di Malaysia." twet Tifatul melalui akun Twitternya @tifsembiring. "Dubes bilang, 'tidak pernah dengar dan tidak tahu soal rencana itu'. Lalu di JG dimuat RIM spokesman tidak mau komentar tentang isu seperti ini."

Polemik ini pun semakin bergulir dan memanas. Ini yang membuat mantan Presiden PKS tersebut bingung dengan banyaknya komentar yang beredar mengenai rencana RIM membuka salah satu pabriknya di negeri Jiran tersebut. Tifatul juga menyebut RIM mau bangun pabrik di mana saja, itu merupakan hak dari RIM itu sendiri.

"Yang mengherankan ko banyak RIM spokesman partikelir ya...macam jubir aja. Sebetulnya RIM mau bangun pabrik di mana saja, itu urusan mereka," tweetnya, Kamis (8/9/2011).Tifatul juga menanggapi rumor mengenai rencana RIM yang akan merekut tenaga kerja asal Indonesia di pabrik yang berlokasi di daerah Penang tersebut. "Belum pernah ada pembicaraan RIM dengan Kemenkominfo soal ini. Jadi terserah mereka. Kalau bargain soal rekrut tenaga kerja INA, sudah dijalankan."

"Di manapun pabrik mereka bangun, tetap saja asing mas. Bangga kalau yang bangun pabrik IT adalah putra-putra Indonesia," tandas Tifatul. (tyo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar