Kamis, 08 September 2011

PKS Ingatkan Masalah Kebakaran Hutan

JAKARTA, KOMPAS.com- Partai Keadilan Sejahtera mengingatkan pemerintah soal kebakaran hutan dan lahan di Jambi. Pengalaman buruk tahun 2006 di mana total titik api mencapai 146.264 tidak boleh terulang.



Kebakaran kali ini telah memasuki status Siaga I. Kebakaran terus meluas dari sekitar 500 ha pada pekan lalu, saat ini telah mencapai lebih dari 1.000 hektar. Kebakaran terpantau pada 12 titik lahan gambut, termasuk tiga titik dalam kawasan Taman Nasional Berbak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan satu titik dalam Hutan Lindung Gambut Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Kebakaran terjadi hampir dua bulan di Provinsi Jambi dan Sumsel. Yang terbaru puluhan hektar hutan terbakar di lereng Gunung Sumbing Jawa Tengah, dan Desa Panaikan, Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, peningkatan titik api di berbagai daerah perlu mendapat perhatian serius dari Kementerian Kehutana," kata Rofi' Munawar, Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKS di Jakarta, Kamis (8/9/2011).

Menurut Rofi' Munawar, Balai Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Geofisika Sumatera Selatan mengungkapkan, berdasarkan pantauan dari 4 Agustus hingga 5 September terjadi sekitar 50 sampai 85 hot spot (titik api) di seluruh Sumatra Selatan. "Kementerian Kehutanan harus bergerak cepat dalam mengantisipasi titik api, jangan sampai terjadi penyebaran kebakaran yang tidak bisa dikontrol," ujar Rofi' Munawar.

Selama ini Kalimantan dan Sumatera berdasarkan data satelit NOAA dalam jangka waktu tahun 2005-2009 memiliki potensi sebaran terbesar titik api, rata-rata diatas 50.000 titik api. Kalimantan Barat menempati posisi tertinggi dengan 55.984 titik api dan di Pulau Sumatera Provinsi Riau dengan 47.392 titik api.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar