Selasa, 20 September 2011

Padahal Anggaran Tunggakkan Listrik Ada di APBD Pekanbaru

Pernyataan Gubri M Rusli Zainal yang akan menalangi pembayaran tunggakan listrik Pemko Pekanbaru membingungkan. Di APBD Pekanbaru 2011 tersedia Rp 36 miliar. 

Riauterkini-PEKANBARU- Tidak jelas apa tujuan Gubernur Riau M Rusli Zainal mengungkapkan keinginan menalangi pembayaran tunggakan listrik Pemko Pekanbaru kepada PLN sebesar Rp 35,6 miliar, karena dana untuk itu ternyata sudah dianggarkan pada APBD Pekanbaru 2011 sebesar Rp 36 miliar. 


Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru Syafrizal Bakar kepada riauterkini di Pekanbaru, Selasa (20/9/11) membenarkan kalau anggaran untuk membayar tunggakan listrik pada PLN tersedia di APBD murni sebesar Rp 36 miliar.

Masalahnya, dana tersebut belum dicairkan, karena Pemko belum menerima penjelasan dari PLN terkait besarnya tunggakan yang ditagih.

“ Bukan kita tidak mau membayar dan tidak ada dana, namun kita tidak akan membayar kepada PLN, selagi belum ada kejelasan, dari berbagai keganjilan, bahkan dalam hal ini pihak BPK, sudah turun tangan juga, “ terang Syafrizal.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Syafrizal, jika Pemko punya alasan kuat kenapa tidak mau membayar tagihan penerangan jalan umum atau PJU, “Masalahnya masih banyak yang harus di claerkan dulu oleh PLN, misalnya seperti kesepakatan awal, besaran beban untuk PJU Pekanbaru hanya sekitar 9 juta voll ampera, namun kenapa sekarang PLN membebankan sekitar 11 juta voll ampera. Penghitungan jam nyala PJU kenapa dihitung 24 jam, padahal siang tidak nyala, belum lagi sampai sekarang wilayah PJU diluar Pekanbaru masih dibebankan kekita, “ ujar Syafrizal.

Sementara itu pihak PLN juga mempunyai argumentasi sendiri, melalui Manager PLN Pekanbaru Ilham Santoso. Yang menguraikan jika persoalan diatas, sudah dibahas berkali-kali baik melalui hearing bersama DPRD, maupun dalam rapat-rapat bersama lainya. Bahkan Ilham menyebutkan Pemkolah yang selama ini menolak jika diajak bersama turun langsung kelapangan. Untuk itu Dirinya tetap komit untuk melakukan sikap tegasnya akan memadamkan PJU seluruh wilayah Pekanbaru besok, jika Pemko tetap membandel tidak membayar.

“ Itu hanya akal-akalan Pemko saja, padahal sudah jelas masalah besaran vol ampera, hingga masalah wilayah PJU diluar Pekanbaru, sudah dibahas dan tidak ada masalah. Bahkan berapa kali kita minta Pemko untuk survei bersama, menuntaskan masalah yang tak kunjung selesai, namun apa Pemko selalu tidak bisa, dengan alasan dana untuk melakukan survei tidak dianggarkan, “ urai Ilham.

Namun saat disinggung adanya isu jika masalah tunggakakan PJU Pemko, akan diambil alih atau dibayarkan oleh Gebenur Riau Rusli Zainal. Baik Syafrizal maupun Ilham, sama-sama mengakui sejauh ini belum ada konfermasi terkait hal itu.***(yunk)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar