Selasa, 11 Oktober 2011

Wakil Bupati Kampar Diteror SMS

KOMPAS.com
PEKANBARU, KOMPAS.com- Wakil Bupati Kampar Teguh Sahono mengaku resah akibat diteror pesan singkat gelap menyangkut dukungannya kepada pasangan Jefri Nur-Ibrahim Ali dalam Pemilukada Kabupaten Kampar. Dalam SMS itu disebutkan, siapapun yang akan memenangkan Pemilukada Kampar, akan digagalkan oleh Partai Golkar Riau.

SMS yang diterima Teguh berbunyi, "Golkar Riau kok dilawan.Uang Riau banyak, apalagi Kampar. Gampang beli Mahkamah Konstitusi. Tahun 2006, Jefri Noer incumbent tumbang. Sekarang BZ berkuasa, semua cara dihalalkannya. Korupsi saja mereka bebas, apalagi Pilkada, kecil... bye."
"Pengirim SMS itu arogan, melecehkan lembaga negara dan menganggap ringan soal korupsi. Saya sudah laporkan kasus ini kepada Polres Kampar," kata Teguh yang dihubungi, Selasa (11/10/2011).
Teguh mengungkapkan, SMS itu jelas berkaitan dengan aspirasi politiknya pada Pemilukada Kampar hari Senin kemarin yang berlawanan dengan calon petahana Bupati Kampar, Burhanudin Husin yang untuk pilkada kali ini berpasangan dengan Zulher dengan nama populer untuk Pilkada pasangan BZ.
Burhanudin Husin-Zulher (BZ) didukung oleh Partai Golkar, PPP, PDIP, Hanura, Gerindra, PBR dan PKB. Adapun Teguh yang merupakan politikus asal Partai Keadilan Sejahtera mendukung calon bernomor urut tiga, Jefri Joer-Ibrahim Ali yang didukung oleh Partai Demokrat, PKS dan Partai Amanat Nasional.
"Dia harus diberi peringatan. Tidak ada yang dapat menekan saya karena berperan dalam pemenangan Jefri Noer-Ibrahim Ali," kata Teguh.
Wakil Kepala Polres Kampar Komisaris Alven mengungkapkan, pihaknya siap menerima laporan dari Teguh. "Kami akan selidiki, siapa pengirim SMS itu dan apa motifnya. Mungkin ada hubungan politik dengan pak Wakil Bupati," ujar Alven.
Hasil Pemilukada Kampar yang berlangsung Senin kemarin masih simpang siur. Pihak Jefri Noer-Ibrahim Ali dan Burhanudin Husin-Zulher saling mengklaim kemenangan. Dari hasil perhitungan cepat Lingkar Survei Indonesia (SLI) pasangan Jefri Noer memenangkan pemilukada dengan perolehan suara 45,38 persen. Burhanudin mendapat 39,24 persen, dan pasangan Nasrun Efendi-Tengku Nizar meraih 15,38 persen.
"Data LSI kami anggap sebagai patokan kemenangan Jefri Noer Ibrahim Ali," ujar juru bicara Tim Pemenangan Jefri Noer, Toni Hidayat. Dari perhitungan LSI, partisipasi pemilih pada Pemilukada Kampar hanya berkisar 57,28 persen. Dari total pemilih yang terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap sebesar 486.260, peserta pemilih hanya sekitar 278.529 orang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar